Pemerintah Kota Cirebon melaksanakan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan verifikasi lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender Tahun 2025 menuju Penganugerahan Parahita Ekapraya Tahun 2026. Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan yang responsif gender.
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kota Cirebon, perangkat daerah terkait, serta perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dari Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kota Cirebon, hadir Titin Supriyatin, S.ST., M.M., selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Kepemudaan yang mewakili Kepala DISPORA Kota Cirebon. Kehadiran perwakilan DISPORA menjadi bentuk partisipasi dalam mendukung koordinasi dan penguatan implementasi Pengarusutamaan Gender di lingkungan pemerintah daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi sarana untuk membahas kesiapan pelaksanaan verifikasi lapangan serta memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi aspek-aspek evaluasi PUG. Koordinasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar pelaksanaan program dan kebijakan yang berkaitan dengan kesetaraan gender dapat berjalan secara terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam konteks pembangunan kepemudaan dan olahraga, penerapan prinsip Pengarusutamaan Gender memiliki peran penting untuk mendorong kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki dalam mengakses serta berpartisipasi dalam berbagai program dan kegiatan. Oleh karena itu, sinergi antarperangkat daerah diharapkan dapat mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program yang memperhatikan kebutuhan seluruh kelompok masyarakat.
Melalui rapat koordinasi Pokja PUG ini, Pemerintah Kota Cirebon bersama perangkat daerah terkait diharapkan semakin siap menghadapi verifikasi lapangan Evaluasi PUG Tahun 2025 menuju Penganugerahan Parahita Ekapraya Tahun 2026. DISPORA Kota Cirebon juga berkomitmen mendukung penguatan kesetaraan gender dalam pembangunan, termasuk di bidang kepemudaan dan olahraga, guna mewujudkan pelayanan serta program pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.